![]()
Patroli24jam . Meranti, – Proyek pembangunan sumur air tanah untuk jaringan irigasi di Desa Setatah dan Desa Segomeng, Kecamatan Rangsang Barat, Kepulauan Meranti, Riau, menuai sorotan. Pihak PUPR Provinsi Riau tidak menjantumkan jumlah anggaran dan nama perusahaan pelaksana, hanya disebutkan sumber dana APBN 2025.
Sumber di Kepulauan Meranti mempertanyakan transparansi proyek ini. “Kok berani tidak menjantumkan jumlah anggaran? Ini kuat dugaan ada indikasi penyelewengan. Harus ada transparansi dalam mengelola keuangan negara,” katanya pada awak media 22 Januari 2026.
Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan sektor pertanian di Kepulauan Meranti, sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjadikan Indonesia sebagai negara tahanan pangan.
Sumber mengharapkan KPK segera mengaudit anggaran proyek ini. “Ini proyek kementerian, harus jelas dan transparan,” tutupnya.
Pihak terkait belum memberikan pernyataan resmi. Awak media akan terus memantau. (Team Red)
