![]()
Patroli24jam. SELATPANJANG– Garis pantai Kabupaten Kepulauan Meranti terus tergerus abrasi. Sejumlah titik pesisir kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Rumah warga tepi pantai, mayoritas milik nelayan, terancam runtuh akibat hantaman ombak setiap hari.
Kondisi ini harus jadi perhatian serius Pemda. Abrasi tak hanya hancurkan tempat tinggal, tapi juga cabut mata pencaharian masyarakat pesisir. Perahu tak bisa sandar, jalan akses putus, kebun hilang.
Bertepatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, warga nilai ini momentum aksi nyata. Penanaman mangrove masal jadi langkah awal jaga ketahanan pantai. Mangrove terbukti efektif tahan gelombang dan lindungi garis pantai.
Pemda diharapkan ambil inisiatif. Jika Pemkab Meranti gerak cepat, respons dari pemerintah pusat akan lebih mudah didapat.
Alasan mendesak: Pemkab Meranti terkendala anggaran terbatas untuk tangani abrasi skala besar di pulau terluar. Padahal wilayah itu garda terdepan NKRI.
Harapan Warga:
Masalah abrasi Meranti sudah sangat mengkhawatirkan. Persoalan ini harus jadi perhatian serius pemerintah pusat. Jangan tunggu bencana terjadi baru sibuk. Warga minta pusat segera salurkan dana khusus untuk penyelamatan pulau-pulau terluar di Meranti, lewat pembangunan tanggul penahan gelombang…(zamri)
