![]()
Medan| Liputan24jam.com – Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) resmi melaksanakan Full Assessment terhadap Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Edu Digital Deztron Indonesia sebagai bagian dari tahapan strategis dalam proses perolehan lisensi penyelenggara sertifikasi kompetensi, Sabtu ( 13/06/2026 ).
Kegiatan ini merupakan evaluasi menyeluruh terhadap sistem manajemen mutu, pemenuhan ketentuan regulasi, serta kesiapan organisasi dalam menyelenggarakan sertifikasi kompetensi sesuai standar yang ditetapkan BNSP.
Full Assessment tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus inti LSP Edu Digital Deztron Indonesia, di antaranya Beni Arbi Batubara, S.H., M.H. selaku Manajer Sertifikasi, Abdul Muin Nasution, S.Si., M.Kom. selaku Manajer Manajemen Mutu, Afrizal Sofyan Lubis, S.M., M.M. selaku Manajer Administrasi dan Keuangan, Abdurrasyid Aulia Rahman, S.Kom., M.Kom. dan Ferry Heriston Nababan, S.T., M.Kom. selaku Komite Skema, Marwan Al Fajri, S.T., M.Kom. selaku Divisi IT, Nurcahaya Nainggolan, SST., M.K.M., Ph.D. selaku Anggota Dewan Pengarah, serta Aulia Ukhtin, S.Pd., M.A. selaku Divisi Administrasi.
Sementara itu, Tim Asesor Lisensi BNSP yang memimpin proses assessment dihadiri oleh Silvia Wahyuni Harahap selaku Ketua Tim dan Nurul Fajriah selaku Anggota.
Pelaksanaan Full Assessment menjadi tahapan yang sangat krusial dalam proses perolehan lisensi BNSP. Evaluasi mencakup peninjauan dokumen sistem manajemen mutu, mekanisme operasional lembaga, kelayakan asesor kompetensi, hingga kesiapan perangkat asesmen seperti skema sertifikasi dan Materi Uji Kompetensi (MUK).
Manajer Sertifikasi LSP Edu Digital Deztron Indonesia, Beni Arbi Batubara, S.H., M.H., menyampaikan bahwa proses evaluasi yang berlangsung memberikan masukan yang konstruktif bagi penguatan tata kelola lembaga.
“Melalui Full Assessment ini, kami berharap seluruh standar dan persyaratan sistem sertifikasi kompetensi dapat dipenuhi secara optimal sehingga mampu menghadirkan layanan sertifikasi yang profesional, kredibel, dan sesuai dengan ketentuan BNSP,” ujarnya.
Hasil Full Assessment ini selanjutnya akan menjadi dasar penyempurnaan dan tindak lanjut perbaikan, sekaligus menjadi salah satu penentu dalam proses pemberian lisensi kepada LSP Edu Digital Deztron Indonesia sebagai lembaga penyelenggara sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.
ZDR
