![]()
Medan, Patroli24jam.com
Komitmen Polri dalam mendukung pelestarian seni dan budaya kembali ditunjukkan melalui kehadiran Wakapolres Batu Bara KOMPOL Supendi, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., pada pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 dalam rangka Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara. Kegiatan tersebut berlangsung di Panggung Keong Taman Budaya PRSU, Kota Medan, Selasa (21/7/2026) malam.

Malam budaya yang menjadi ajang promosi kekayaan tradisi Kabupaten Batu Bara itu dihadiri langsung oleh Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., Wakil Bupati Syafrizal, S.E., M.AP., Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara Muhammad Syafi’i, S.H., Pj. Sekda Rusyian Heri, Kakan Kemenag Kabupaten Batu Bara Ahmad Jaiz, S.Ag., M.Ag., para kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan dari berbagai kalangan.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan resmi yang disambut tari persembahan Melayu sebagai simbol penghormatan kepada para tamu. Suasana kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, laporan ketua panitia, pertunjukan Debus yang memukau, sambutan Ketua DPRD dan Bupati Batu Bara, hingga penampilan Tari Kreasi 13 Etnis yang menggambarkan harmoni keberagaman budaya yang hidup di Kabupaten Batu Bara.

Salah satu momen paling bersejarah dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan Sertifikat Penetapan Tonun Batu Bara sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan resmi atas kekayaan budaya lokal sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Batu Bara dalam menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Kemeriahan acara semakin terasa melalui penampilan Tari Putri Bertonun dan Tari Tor-Tor, yang memperlihatkan kekayaan seni daerah kepada masyarakat dan pengunjung PRSU. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama serta closing ceremony yang berlangsung meriah.

Kehadiran Wakapolres Batu Bara dalam agenda tersebut menjadi simbol dukungan Polri terhadap pelestarian seni, budaya, dan kearifan lokal. Selain menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung, Polri juga menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batu Bara guna mendorong kemajuan sektor pariwisata, kebudayaan, dan pembangunan daerah.
Seluruh rangkaian pembukaan Malam Pesona Seni dan Budaya Kabupaten Batu Bara berakhir sekitar pukul 23.30 WIB. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengangkat potensi budaya Kabupaten Batu Bara ke tingkat yang lebih luas.
(Boys-3)
