![]()
Patroli24jam.com Langkat (Sumut). Kerusakan jembatan penghubung yang sudah lama mengancam nyawa warga akhirnya menelan korban material. Jembatan yang berlokasi di Dusun Simpang Dua, Desa Sei Musam, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat ambruk dan menyebabkan sebuah truk pengangkut kelapa sawit milik warga terjun ke sungai hingga terbalik. Peristiwa ini semakin mempertegas janji yang belum ditepati Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution. Langkat (27/08/26).
Tim DPD LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) Kabupaten Langkat bersama jajaran PAC GRIB Kecamatan Batang Serangan turun langsung meninjau lokasi kejadian. Hadir dalam peninjauan tersebut Ketua PAC GRIB Batang Serangan, Hendra Syahputra Sembiring, Sekretaris Jenderal Andre Ginting, dan Bendahara Suhendrik Sembiring.
Di lokasi, tim menyaksikan langsung betapa parahnya kerusakan jembatan penghubung antar-desa dan antar-kecamatan tersebut. Jembatan ini bukan baru sekali bermasalah — sudah berulang kali menyebabkan warga jatuh dan celaka akibat kondisi struktur yang rusak parah. Kini, truk bermuatan sawit milik warga menjadi bukti nyata ketidakpedulian yang terus berlanjut.
Ketua PAC GRIB batang serangan . Bung hendra menyampaikan kekecewaan yang mendalam atas peristiwa ini. Pihaknya menegaskan bahwa Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, sebelumnya telah menyatakan akan segera memperbaiki jembatan tersebut. Namun kenyataannya hingga jembatan putus dan ambruk pun, janji itu belum juga terlaksana.
Perlu kami tegaskan dengan tegas: beberapa waktu yang lalu, Gubernur Sumut pernah mengatakan akan memperbaiki jembatan ini secepatnya. Tetapi sampai jembatan ini putus dan ambruk, sampai truk sawit warga terjun ke sungai, Gubernur belum juga menepati janjinya. Masyarakat sudah tidak sabar menunggu janji yang hanya tinggal janji.” ujar Bung hendra di lokasi kejadian.
“Masyarakat kini terpaksa memperbaiki secara swadaya demi bisa melintas — padahal ini adalah kewajiban pemerintah daerah. Jembatan ini adalah urat nadi perekonomian warga, khususnya petani sawit. Jika putus, maka ekonomi warga ikut terhenti!” tambahnya tegas.
Bersama PAC GRIB Kecamatan Batang Serangan, LSM GMAS Kabupaten Langkat secara resmi memohon dan mendesak kepada Gubernur Sumatera Utara Bapak Bobby Afif Nasution untuk segera menurunkan tim dan memperbaiki jembatan ini secara permanen dan berkualitas.
Jembatan bukan sekadar bangunan beton dan besi — ia adalah harapan warga, jalan rezeki petani, dan akses kehidupan antar-desa dan antar-kecamatan. Janji yang tidak ditepati di atas urat nadi kehidupan rakyat adalah pengkhianatan terhadap amanah yang diberikan masyarakat kepada pemimpin.
Kami tunggu tindakan nyata Bapak Gubernur , bukan kata-kata, tapi perbaikan yang segera dilakukan! Rakyat tidak bisa terus menunggu di atas jembatan yang sudah putus.
Reporter : Erna
Editor : Rid.STP
