
Padang | Patroli24Jam – Kondisi trotoar di Kampung Kalawi, Kelurahan Lubuk Lintah, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, makin hari makin bikin geram. Lubang besar di sisi jalan dibiarkan menganga, hanya ditutup seadanya dengan seng berkarat dan potongan kayu yang nyaris roboh.
Pantauan Patroli24Jam pada Sabtu (30/8), trotoar itu bukan cuma membahayakan pejalan kaki dan pengendara, tapi juga mengeluarkan bau busuk menyengat akibat saluran tersumbat di bawahnya.
“Sudah lama dibiarkan begitu saja. Kalau malam gelap, bahaya sekali, bisa ada yang jatuh. Belum lagi baunya, bikin warga sekitar nggak nyaman,” keluh Bg Oyon, warga setempat.
Keluhan serupa juga datang dari Uda Dayat, pedagang kecil di sekitar lokasi. Ia mengaku omsetnya menurun karena pembeli enggan mampir akibat bau tak sedap yang menusuk hidung.
“Siapa yang betah belanja kalau di depan lapak saya baunya begini? Kami pedagang jelas dirugikan. Apa pemerintah nunggu ada korban dulu baru bergerak?” tegasnya dengan nada kesal.Warga lain, iben (32), juga mempertanyakan lambannya respon Pemko Padang.
“Trotoar ini kan fasilitas umum. Kalau di pusat kota mungkin sudah cepat diperbaiki, tapi karena ini di pinggiran, jadi dibiarkan? Kami seperti dianak tirikan,” ujarnya kecewa.Meski sudah berbulan-bulan jadi keluhan, hingga kini belum ada tanda-tanda perbaikan. Pertanyaan besar pun menggantung: kok bisa, fasilitas umum yang jelas-jelas berbahaya dan menimbulkan masalah kesehatan justru dibiarkan tanpa sentuhan?
Warga mendesak Pemko Padang dan dinas terkait segera turun tangan. Jangan tunggu korban jiwa atau masalah kesehatan merebak, baru ada tindakan.
Patroli24Jam akan terus memantau perkembangan kasus ini, apakah pemerintah hanya diam atau benar-benar peduli dengan keselamatan dan kenyamanan warganya.
Editor:Tim