![]()
Batu Bara, Patroli24jam.com
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 yang diinisiasi oleh Kodim 0208/Asahan membuktikan bahwa esensi pembangunan tidak melulu soal semen dan batu. Di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur, Satgas TMMD secara paralel melakukan intervensi nonfisik guna membentengi ideologi masyarakat dari berbagai potensi ancaman bangsa.
Salah satu langkah konkretnya dibuktikan melalui pemberian pembekalan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara kepada warga Desa Kapal Merah, Kecamatan Ujung Kubu, Kabupaten Batu Bara, pada Senin (27/7/2026). Langkah ini dinilai krusial sebagai upaya deteksi dini dan kewaspadaan nasional di tingkat desa.
Membangun Manusia, Menjaga NKRI
Kegiatan yang berlangsung interaktif ini sengaja digelar untuk menyuntikkan kembali rasa cinta tanah air, memperkokoh persatuan, serta melecut kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari unit terkecil, yaitu lingkungan keluarga dan desa.
Materi yang dibedah dalam forum tersebut meliputi:
Penguatan Nilai-Nilai Pancasila: Sebagai filter utama menangkal radikalisme dan polarisasi.
Revitalisasi Semangat Gotong Royong: Menghidupkan kembali budaya asli Indonesia yang mulai terkikis zaman.
Penanaman Disiplin & Kamtibmas: Mendorong peran aktif warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan masing-masing secara swadaya.
”Keberhasilan pembangunan suatu daerah tidak boleh hanya diukur dari kokohnya infrastruktur fisik yang berdiri, tetapi juga dari seberapa kuat kesadaran dan semangat nasionalisme masyarakatnya,” ujar salah satu Anggota Satgas TMMD di lokasi.
Ia menambahkan, pembekalan bela negara ini merupakan fondasi penting agar hasil pembangunan fisik yang telah dicapai dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat yang memiliki mentalitas tangguh.
Antusiasme Warga dan Kemanunggalan TNI-Rakyat
Penyuluhan ini mendapatkan respons positif dan antusiasme tinggi dari warga Desa Kapal Merah. Ruang pertemuan dipenuhi warga yang tidak hanya duduk mendengar, tetapi juga aktif berdiskusi dan melempar tanya-jawab dengan personel Satgas TMMD.
Tokoh masyarakat setempat mengungkapkan bahwa edukasi seperti ini sudah lama dirindukan oleh warga. Selain menambah wawasan dan menyadarkan masyarakat akan bahaya laten yang mengancam persatuan, kegiatan ini terbukti ampuh mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Warga berharap program edukasi bernuansa kebangsaan ini bisa digelar secara berkala.
Melalui perpaduan apik antara program fisik dan nonfisik, Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan terus menunjukkan komitmen nyata di lapangan. Mereka tidak hanya meratakan pembangunan materiil, tetapi juga sukses mencetak karakter masyarakat yang nasionalis, waspada, dan siap menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa.
(Boys-3)


