![]()
Padang | Patroli24Jam – Keselamatan puluhan siswa di SDN 20 Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, terancam akibat lingkungan sekolah yang berada tepat di tepi jurang. Jurang yang cukup curam itu tidak memiliki pembatas atau pagar pengaman, sehingga sangat rawan membahayakan anak-anak saat beraktivitas.
Pantauan di lapangan, area yang hanya berjarak beberapa langkah dari halaman sekolah tersebut dipenuhi pepohonan, namun bagian tepinya terlihat rawan longsor dan dipenuhi sampah. Minimnya pembatas membuat anak-anak yang bermain di sekitar lokasi bisa tergelincir sewaktu-waktu.
Orang tua murid pun resah dengan kondisi ini. Mereka khawatir jika tidak segera ditangani, potensi kecelakaan akan semakin besar, apalagi anak-anak kerap berlarian tanpa menyadari bahaya di sekitarnya.
Pihak sekolah sebenarnya telah berupaya membuat pembatas sederhana. Namun, pembangunan terhenti di tengah jalan karena terkendala keterbatasan anggaran. Menurut salah seorang wali murid, pihak sekolah sudah mengajukan proposal bantuan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, tetapi hingga kini belum ada realisasi.
“Setiap hari kami waswas, takut anak-anak terjatuh. Kami berharap pihak terkait bisa segera memasang pagar pengaman,” ungkap Rina (43), wali murid SDN 20.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya upaya pembangunan atau perbaikan pembatas pengaman di sekitar jurang tersebut. Warga dan wali murid mendesak Pemko Padang bersama Dinas Pendidikan dan kebudayaan untuk segera mengambil langkah cepat sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan.
Editor: Tim Redaksi
