Oplus_131072
![]()
Patroli24jam. SELATPANJANG – Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar hadir di perayaan Waisak Sannipata Nusantara 2570 Buddhis Era 2026, Sabtu (13/6/2026) di Hall Grand Meranti Hotel, Jl. Kartini. Tema tahun ini: “Dharma Menjaga Perdamaian Dunia”.
Turut hadir anggota DPRD Fazrul Amraini, Forkopimda, kepala OPD, para biksu Sangha, tokoh agama, tokoh masyarakat & umat Buddha se-Meranti.
Rangkaian Waisak 2026 Sudah Jalan Sejak Mei:
1. 3 Mei : Karya bakti di TMP Kusuma Bangsa
2. 7 Mei : Donor darah di Wihara Maharaja Sakti
3. 8 Mei : Ekoteologi – tanam pohon + Fangshen di Desa Beting & Sesap
4. 10 Mei : Pembuatan eco enzyme di Sekolah Kasimetria
5. 20 Mei : Hening Nusantara – meditasi bersama di Wihara Buddha Dharma
6. 13 Juni : Puncak Waisak Sannipata Nusantara
Ketua Panitia, Arfandi, S.Pd:
“Peringatan Waisak bukan sekadar seremoni keagamaan, tetapi momentum merefleksikan nilai-nilai luhur ajaran Buddha: cinta kasih, kebijaksanaan, kepedulian sesama & lingkungan.”
Arfandi tegaskan panitia + umat Buddha Meranti komit hadirkan kegiatan bermanfaat bagi masyarakat & lingkungan.
Plt Kepala Kemenag Meranti, Misyanto, S.Pd.I:
“Mari kita jadikan peringatan Tri Suci Waisak sebagai momentum mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta mewujudkan kehidupan yang damai, rukun dan harmonis.”
Bupati Asmar:
“Melalui Waisak Sannipata Nusantara, kita tidak hanya merayakan tradisi keagamaan, tetapi juga memperkuat persaudaraan lintas budaya dan agama. Inilah wujud nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi fondasi bangsa Indonesia.”
Asmar sebut kearifan lokal Meranti: gotong royong + musyawarah sejalan dengan ajaran Buddha tentang kebersamaan & welas asih. Pemda komit bangun pendidikan, kesehatan, infrastruktur untuk masyarakat sejahtera harmonis.
Tri Suci Waisak = peringatan 3 peristiwa agung Sang Buddha: kelahiran Siddharta Gautama, pencerahan sempurna, Parinibbana….
Editor…..zamri.
