Oplus_131072
![]()
Patroli24jam . KEPULAUAN MERANTI, – Kondisi abrasi di pesisir Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau semakin memprihatinkan. Garis pantai terus tergerus ombak dan kini telah mengancam pemukiman warga.
Berdasarkan pantauan warga setempat kepada awak media, Kamis (6/8/2026), abrasi terjadi di sepanjang pesisir mulai dari Dusun 03 hingga menelusuri Dusun 02 dan Dusun 01. Panjang pantai yang tergerus diperkirakan mencapai kurang lebih 6 kilometer.
“Garis pantai terus tergerus dari waktu ke waktu. Ini sudah sangat mengkhawatirkan kami. Kalau tidak segera ditangani, pemukiman warga bisa terancam,” ujar salah seorang warga Desa Tanjung Bunga.
Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan pemecah gelombang di wilayah Rangsang, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap kondisi pesisir di Kecamatan Pulau Merbau, khususnya Desa Tanjung Bunga.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Riau, hingga pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Jangan hanya Rangsang saja yang dipikirkan,” harapnya.
Masyarakat menilai penanganan abrasi sangat mendesak dilakukan. Selain untuk melindungi lingkungan dan permukiman saat ini, upaya tersebut juga penting demi menjaga kelestarian alam serta masa depan anak cucu di Desa Tanjung Bunga.
Hingga berita ini diturunkan, warga masih menunggu langkah nyata dari pemerintah terkait penanganan abrasi yang terus mengancam wilayah pesisir mereka…(zamri)
