![]()
PATROLI24JAM.COM, Mataram, NTB — Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi, S.H., memimpin langsung pengamanan aksi unjuk rasa yang digelar Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI DIPO) Cabang Mataram di depan Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin siang (25/05/2026).
Aksi yang diikuti sekitar 50 orang massa di bawah komando Koordinator Lapangan Ahmad Nasri tersebut membawa sejumlah tuntutan terkait sektor pendidikan, pertanian, dan kesehatan di NTB.
Kapolsek Mataram AKP Amrozi Hamidi mengatakan, pihak kepolisian mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif selama pengamanan berlangsung. Personel gabungan dari Polresta Mataram dan Polsek Mataram diterjunkan untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif.
“Kami mengedepankan tindakan persuasif melalui dialog dan penggalangan agar adik-adik mahasiswa dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, nyaman, dan sesuai koridor hukum,” ujar AKP Amrozi Hamidi.
Massa aksi diketahui bergerak dari titik kumpul di kawasan Islamic Center Mataram menuju Kantor Gubernur NTB dan tiba sekitar pukul 11.40 WITA. Mereka membawa mobil komando, pengeras suara, bendera organisasi, serta sejumlah spanduk tuntutan.
Dalam orasinya, massa HMI menyoroti berbagai persoalan daerah, mulai dari kesejahteraan guru honorer, transparansi dana Belanja Tidak Terduga (BTT), program Makan Bergizi Gratis (MBG), tata kelola pupuk subsidi bagi buruh tani, hingga evaluasi program desa berdaya.
Situasi sempat memanas sekitar pukul 12.49 WITA setelah massa kecewa karena tidak dapat bertemu langsung dengan Gubernur NTB. Massa kemudian melakukan aksi pemblokiran jalan dan membakar spanduk serta ban bekas di depan kantor gubernur. Kondisi tersebut sempat memicu aksi saling dorong antara massa dan petugas keamanan.
Namun berkat kesiapsiagaan aparat dan komunikasi intensif dengan koordinator lapangan, situasi berhasil dikendalikan tanpa insiden yang lebih besar.
“Dengan komunikasi yang baik bersama korlap dan pendekatan persuasif, situasi dapat segera kami redam secara damai,” tambah Kapolsek.
Setelah itu, massa aksi membacakan 10 poin tuntutan dan pernyataan sikap mereka secara tertib sebelum akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 14.30 WITA.
Seluruh rangkaian aksi unjuk rasa berlangsung aman dan kondusif dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.(Udin)
Editor:AS
