![]()
SELATPANJANG, PATROLI24JAM – Bupati Kepulauan Meranti, .AKBP (Purn) H. Asmar , membuka secara resmi Focus Group Discussion (FGD) Rencana Induk Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM) bersama PT Timah Tbk. Kegiatan digelar di Aula Kantor Bupati, Selasa (1/9/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Asmar mengapresiasi PT Timah yang terus membuka ruang komunikasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat dalam penyusunan RIPPM.
“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar forum untuk menyampaikan program. Lebih dari itu, ini kesempatan mendengarkan kebutuhan masyarakat langsung, melihat persoalan di lapangan, sekaligus menyusun langkah pemberdayaan yang benar-benar bermanfaat,” tegas Asmar.
Bupati menyebut, sebagai wilayah kepulauan, Meranti punya potensi SDA besar. Namun masih menghadapi tantangan mulai dari keterbatasan akses, SDM, infrastruktur, hingga penciptaan lapangan kerja.
Karena itu, Asmar mendorong program pemberdayaan melalui RIPPM PT Timah bersinergi dengan prioritas pembangunan daerah. Ia menekankan agar program tidak bersifat bantuan sesaat.
“Kita ingin penguatan di sektor nyata, seperti pembinaan UMKM, peningkatan keterampilan warga, ekonomi produktif, dukungan perikanan dan pertanian, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan pemuda dan perempuan, serta kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Pemkab Meranti menyatakan siap menjadi mitra strategis untuk mengawal dan menyinkronkan program agar berjalan tepat sasaran dan berdampak luas.
“Mari kita susun RIPPM yang tidak hanya bagus di atas kertas, tetapi benar-benar menjawab persoalan masyarakat dan mampu meningkatkan kesejahteraan mereka,” tutup Bupati.
PT Timah Perpanjang IUP 10 Tahun.
Sebelumnya, Division Head Kundur Area PT Timah Tbk, Ronanta, mengatakan FGD ini penting sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat.
Ia juga menyampaikan PT Timah sudah beberapa tahun lalu mengeksploitasi IUP di Meranti. Namun belum beroperasi lagi karena kendala tingginya lapisan tanah penutup atau overburden.
“Namun kita tetap memperpanjang IUP-nya selama sepuluh tahun ke depan. Tentu hal ini kami memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat melalui program RIPPM tersebut,” kata Ronanta.
Kabid Minerba Dinas ESDM Provinsi Riau, Wan Saiful Effendi, juga mengapresiasi forum ini. Menurutnya, forum seperti ini memastikan program benar-benar disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada rincian program RIPPM PT Timah Tbk untuk tahun 2026-2027 di Meranti yang dipublikasikan…(ZAMRI)
