![]()
Batu Bara, Patroli24jam.com
Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program strategis pemerintah di sektor ketahanan pangan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengawalan dan pendistribusian hasil panen jagung milik masyarakat menuju Gudang Bulog Asahan secara berkelanjutan.
Hingga Selasa (11/8/2026), akumulasi hasil panen jagung dari wilayah hukum Polres Batu Bara yang berhasil disalurkan dan diterima oleh pihak Bulog Asahan telah menembus angka 327,826 ton.
Pengiriman armada pengangkut jagung terbaru tiba di Gudang Bulog Asahan pada Selasa sore pukul 18.00 WIB. Hasil panen yang berasal dari wilayah hukum Polsek Air Putih tersebut langsung menjalani proses verifikasi dan penimbangan resmi di lokasi.
Dari hasil penimbangan, tercatat sebanyak 2,221 ton jagung diterima dengan tingkat kadar air yang memenuhi standar kualitas, yakni sebesar 13,6 persen. Proses pengiriman ini mengedepankan pengawasan ketat dengan pendampingan langsung oleh Kanit Binmas Polsek Air Putih, Ipda J. Nainggolan.
Secara keseluruhan, capaian distribusi sebesar 327,826 ton tersebut merupakan akumulasi pasokan jagung yang dihimpun dari pelbagai wilayah kepolisian sektor (polsek) di bawah naungan Polres Batu Bara.
Ps. Kabag SDM Polres Batu Bara, AKP H.W. Siahaan, S.H., M.H., menegaskan bahwa langkah aktif kepolisian ini menjadi bagian integral dari upaya mengawal rantai pasok pangan nasional, sekaligus menjamin hasil jerih payah para petani lokal dapat terserap secara maksimal oleh pasar dan lembaga pemerintah.
”Polres Batu Bara akan terus mendukung dan mengawal pendistribusian hasil pertanian masyarakat agar dapat terserap secara optimal. Sinergi antara Polri, petani, Bulog, dan seluruh pihak terkait sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan,” ujar AKP H.W. Siahaan dalam keterangan resminya, Selasa.
Melalui pendampingan yang intensif dari jajaran kepolisian, diharapkan efisiensi distribusi hasil pertanian di wilayah Batu Bara semakin meningkat, sehingga mampu menjaga stabilitas harga di tingkat petani sekaligus memperkokoh cadangan pangan daerah.
(Boys-3)
