![]()
Patroli24jam – KEPULAUAN MERANTI, RIAU – Tangis para Kepala Desa di Kabupaten Kepulauan Meranti pecah bukan karena bencana, tapi karena perut. Hingga akhir Juli 2026, gaji Kades dan perangkat desa baru dibayarkan 4 bulan. 3 bulan gaji lainnya masih menggantung tanpa kejelasan.
Keluhan itu disampaikan beberapa Kades yang minta namanya tidak dipublikasikan kepada awak media, Rabu 22 Juli 2026.
Apa Tak Mati Kami Kalau Gaji Nunggak Terus”.
“Ini diduga bakal terjadi lah setiap tahunnya. Tidak cair dua bulan atau 3 bulan tidak dibayar. Hal seperti ini apa tak mati. Karena kebutuhan sehari-hari tidak bisa dielakkan, sekurang-kurangnya berutang untuk kebutuhan pokok,” ujar salah seorang Kades dengan nada kecewa.
Bagi Kades, gaji adalah satu-satunya tumpuan. “Kalau anak kuliah gimana. Yang diharapkan setiap bulan Kades adalah gaji. Sementara tahun 2026, udah baru dibayar 4 bulan gaji. Ini udah tanggal akhir Juli 2026,” lanjutnya.
“Kades kerja melayani masyarakat 24 jam, tapi gajinya tidak dibayar sampai saat sekarang. Coba kita pikirkan secara logika, gimana pihak kades mau memberikan kebutuhan anak kuliah dan kebutuhan sehari-hari,” katanya lagi.
Grup WA Kades Isinya “Pening Lalat”.
Sumber juga menyoroti lemahnya respons pemerintah daerah. “Seharusnya pihak yang berwenang mengambil kebijakan jalan keluar untuk menyelesaikan gaji kades dan perangkat desa, jangan sekedar ucapan janji manis. Coba bapak lihat dalam WA grup kades, apa isinya, semua ungkapan pening lalat,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung peran Ketua Forum Kades. “Seharusnya ketua forum kades mempertanyakan sejauhmana permasalahan gaji kades dan perangkat desa belum juga dibayar. Apa masalahnya keterlambatan pembayaran. Ketua forum harus tegas, pantau keluhan kades dan perangkat desa,” tegas sumber dari pihak luar.
HUT RI ke-81 Suram, Dana Hiburan Rakyat Tak Ada.
Dampak keterlambatan gaji ini merembet ke kegiatan kenegaraan. Peringatan HUT RI ke-81 tahun ini terancam sepi.
“Kemungkinan tahun ini pihak kades tidak dapat membuat acara untuk memeriahkan HUT RI ke-81 seperti biasa. Biasanya setiap tahun hari ulang tahun RI, kita harus membuat hiburan rakyat. Tahun ini _allahu alam_, tidak ada nampak bayangan dananya,” ujar sumber.
Keluhan itu bukan isapan jempol. Jauh hari, salah seorang Oknum Kades sudah menyampaikan permintaan maaf melalui FB. “Mintak maaf pada warganya, tahun ini tidak dapat membuat hiburan rakyat dalam rangka meriahkan HUT RI ke-81 seperti biasa, dikarenakan anggaran dananya, mohon dimaklumi,” tulisnya.
Konfirmasi ke BPKAD Gagal.
Awak media mencoba melakukan konfirmasi kepada Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, Fajar Triasmoko, MT, Rabu 22 Juli 2026 pukul 15.00 WIB di kantornya. Namun tidak berhasil.
Menurut keterangan salah seorang staf, “Bapak Mas Fajar tidak masuk, dia dalam keadaan sakit,” kata staf.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BPKAD terkait penyebab dan solusi keterlambatan pembayaran gaji Kades dan perangkat desa…(zamri)
