![]()
Patroli24jam. Meranti. Warga masyarakat Desa Tenan, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, sangat mengharapkan pihak pemerintah daerah maupun wakil rakyat segera turun ke lokasi jalan yang kini sangat prihatin. Akibat kerusakan jalan, sangat mengganggu percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, apalagi masyarakat bergantung di sektor perkebunan.
“Jalan rusak ini membuat sulit bagi kami untuk mengakses hasil ekonomi, dan anak sekolah selalu mengalami kecelakaan dan kendaraan mereka rusak,” kata salah seorang warga.
Warga berharap agar akses jalan dapat diperbaiki secepat mungkin untuk membantu percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. “Kami dari masyarakat ingin merasakan sektor pembangunan sarana jalan, namun nampaknya warga masyarakat hanya dapat menjadi penonton terhormat,” ungkap salah seorang sumber.
Warga juga mengungkapkan bahwa tujuan pemekaran daerah menjadi kabupaten adalah untuk meratakan sektor pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Namun, sudah 18 tahun menjadi daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, kenyataannya sampai saat sekarang belum mereka rasakan.
“Kami berharap agar bupati dan wakil rakyat dapat memperjuangkan dan mengabulkan permintaan masyarakat banyak,” kata salah seorang warga. “Kami ingin merasakan hasil dari pemekaran daerah ini, bukan hanya janji-janji kosong.”
Warga juga meminta agar pemerintah daerah dan wakil rakyat dapat membuka mata dan telinga untuk mendengar keluhan masyarakat. “Kami tidak ingin menjadi penonton terhormat, kami ingin menjadi bagian dari pembangunan daerah ini,” tambah warga tersebut.
Kepala Desa Tenan, Samsi, mengatakan bahwa kerusakan jalan sepanjang lebihkurang 4 km, sudah beberapa kali diusulkan perbaikan melalui muslbang kecamatan, namun belum ada tanggapan dari pemda. “Status jalan tersebut adalah jalan kabupaten, bukan jalan desa, hal ini seharusnya pemda dan wakil rakyat dapat memaklumi keinginan serta keluhan masyarakat,” kata kades, 5 April 2026, dikediamannya.***zamri.
