![]()
Patroli24jam com Langkat ( Sumut). Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Bahorok H. Muhammad Kurnia Amir, S.Sos.I,S.Pd.I,MM dihadapan tenaga pendidik dan kependidikan SD Negeri 054879 Besadi beberapa waktu lalu. Usai kegiatan Peringatan Hari Besar Islam Maulid Nabi berkesempatan tatap muka dan berdialog dengan para guru. Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam dialog tersebut adalah penguatan program ekoteologi. Pendekatan ini mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dan spiritualitas dengan kesadaran serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, sehingga ajaran agama tidak hanya berhenti pada pemahaman, tetapi diterjemahkan dalam bentuk kepedulian dan tindakan nyata terhadap alam.
Melalui ekoteologi, kita semua termasuk para guru didorong untuk mengembangkan materi bimbingan dan pembelajaran yang menghubungkan nilai-nilai keagamaan dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga lingkungan. Hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan sesama manusia juga diharapkan berjalan seiring dengan kesadaran bahwa alam merupakan amanah yang harus dijaga dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab.
“Nilai-nilai agama perlu kita hadirkan dalam berbagai persoalan kehidupan masyarakat, termasuk dalam persoalan lingkungan. Masyarakat perlu diberikan pemahaman bahwa menjaga alam juga merupakan bagian dari tanggung jawab dan amanah yang harus kita jalankan,” ini lah yang menjadi maksud dan penekanan dalam pembahasan program ekoteologi.
Masih menurut Kurnia pendidikan karakter terhadap murid terutama tentang kesadaran menjaga dan merawat lingkungan harus sudah ditanamkan sejak dini seperti menjaga kebersihan lingkungan, pembiasaan membuang sampah pada tempatnya, mengutip dan mengumpulkan sampah dan tidak sembarangan membakar sampah. Anak-anak harus sudah dilatih memilah sampah mana yang organik dan anorganik, kebakaran hutan dan lahan ( karhutla) yang terjadi saat ini yang dampaknya tidak hanya merusak alam tetapi juga berpengaruh secara global dalam berbagai sendi kehidupan. Hal ini menjadi pembelajaran yang berarti bahwa ekoteologi sangat urgen dalam pelestarian lingkungan.
KUA Bahorok ini juga mengapresiasi bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan realisasi dari moderasi beragama karena guru dan murid non muslim terlihat hadir dan membantu suksesnya kegiatan PHBI ini ungkapnya.
Sebelumnya Kepala
SD Negeri 054879 Besadi Tambar Ukur, SPd mengatakan bahwa SD yang dipimpinnya sangat menjaga kerukunan umat beragama dan saling membantu jika salah satu agama merayakan hari besarnya disekolah tersebut.
Senada dengan hal tersebut guru agama Islam Tika Afsari I BR Ginting SPd.I mengatakan bahwa Sekolah kami punya slogan Bersama selalu dihati dan disetiap kegiatan keagamaan di sekolah selalu kerjasama dan berkolaborasi pelaksanaannya bersama 7 orang
Guru beragama kristen untuk saling bantu dan dukung serta murid sudah diajarkan hidup bertoleransi. Kegiatan ini juga di hadiri kaur pembangunan desa mewakili kepala desa Besadi, kepala dusun dan seluruh dewan guru serta murid yang beragama Islam juga terlihat murid non Islam yang hadir dengan sukarela tanpa dipaksa yang laru dalam kebahagiaan di acara tersebut.
Riduan.STP
