![]()
Batu Bara, Patroli24jam.com
BATU BARA (Analisa) — Karakteristik Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang membentang di wilayah hukum Polres Batu Bara menuntut pengawasan ekstra, terutama pada titik-titik yang dikategorikan sebagai rawan kecelakaan (laka) dan rawan kemacetan.
Mengantisipasi potensi gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), Polres Batu Bara mengintensifkan strategi preventif melalui penggelaran Patroli Blue Light secara berkala.

Langkah taktis yang menyasar urat nadi transportasi logistik dan penumpang ini dilaksanakan pada Senin (27/7/2026) malam, mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.
Dalam operasi pemeliharaan keamanan jalan raya tersebut, Polres Batu Bara mengerahkan tim yang terdiri dari 7 (tujuh) personel teruji. Pengawasan di lapangan dikomandoi oleh AIPTU Jhonter, didampingi AIPDA Riady, AIPDA Leman, AIPDA Dudi Nainggolan, BRIPKA Faisal, BRIPKA Aldo, dan BRIPTU Mulya.

Fokus Pengawasan di Enam Koridor Strategis
Berdasarkan data pemetaan kerawanan wilayah, patroli malam ini difokuskan pada enam lokasi krusial yang tersebar di wilayah hukum Polres Batu Bara, meliputi:
Jalinsum Menuju Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi
Jalinsum Desa Durian, Kecamatan Sei Balai
Jalinsum Desa Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh
Jalinsum Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh
Jalinsum Desa Tanah Tinggi, Kecamatan Air Putih
Jalinsum Desa Cinta Dame, Kecamatan Air Putih
Kehadiran personel dengan menyalakan lampu rotator biru (Blue Light) secara konstan di sepanjang jalur ini terbukti efektif sebagai instrumen shock therapy atau pengingat visual bagi para pengemudi jarak jauh. Pola ini memaksa para pengguna jalan untuk menurunkan kecepatan berkendara dan menjaga kewaspadaan, khususnya saat melintasi area yang minim penerangan jalan umum (PJU).

Melalui kehadiran fisik aparat kepolisian di lapangan, program ini tidak sekadar berfokus pada penegakan kamseltibcarlantas yang kondusif, melainkan juga bertujuan menghadirkan rasa aman (sense of security) bagi masyarakat seputar jalinsum serta para pengendara yang masih beraktivitas hingga larut malam.
Pendekatan preventif yang terukur ini diharapkan mampu meminimalisasi angka fatalitas kecelakaan lalu lintas akibat faktor kelelahan pengemudi maupun kondisi geometris jalan. Hingga seluruh rangkaian Patroli Blue Light rampung dilaksanakan menjelang dini hari, situasi arus lalu lintas di enam titik sasaran dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali dengan baik.
(Boys-3)
