![]()
Batu Bara, Patroli24jam.com
Riuh rendah suara derap langkah dan komando bernada semangat memecah keheningan Dusun III, Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Rabu (22/7/2026). Puluhan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 bersama warga setempat tampak saling bahu-membahu. Hari itu, sebuah momentum penting dinantikan: menaikkan tandon air raksasa ke atas menara penyangganya.
Tandon air tersebut bukan sekadar drum penampung biasa. Bagi warga Desa Kapal Merah, benda berbahan fiberglass itu adalah simbol berakhirnya krisis air bersih yang telah mendera mereka selama bertahun-tahun. Berhasil dinaikkannya tandon tersebut menandai bahwa pembangunan fasilitas air bersih di wilayah pinggiran ini telah memasuki tahap akhir (finishing).

Gotong Royong Mewujudkan Impian
Proses penaikan tandon air berjalan cukup dramatis namun penuh dengan semangat kebersamaan. Mengandalkan tali tambang, kekuatan otot, dan koordinasi yang matang, personel TNI dan warga menarik perlahan fasilitas penampung tersebut hingga duduk kokoh di posisinya.
Pemasangan tandon ini menjadi infrastruktur vital yang nantinya berfungsi sebagai pusat penampungan sekaligus distribusi air bersih langsung ke rumah-rumah warga.
Selama ini, pemenuhan kebutuhan air bersih untuk konsumsi dan sanitasi menjadi tantangan berat bagi masyarakat Dusun III. Jauhnya sumber air memaksa warga mengeluarkan tenaga ekstra setiap harinya. Kehadiran program TMMD ini bak oase di tengah dahaga panjang mereka.
Bagian Program Unggulan TNI AD
Komandan Kodim (Dandim) 0208/Asahan selaku Dansatgas TMMD Ke-129 TA 2026, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa proyek ini merupakan implementasi nyata dari kebijakan pusat. Penyediaan sarana air bersih ini terafiliasi langsung dengan Program Unggulan TNI Angkatan Darat melalui gerakan TNI Manunggal Air Bersih (TMAB).

”Program ini memiliki target jangka panjang yang jelas, yaitu meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Air adalah kebutuhan dasar yang mutlak. Oleh karena itu, seluruh personel Satgas kami instruksikan untuk bekerja maksimal agar fasilitas ini bisa segera difungsikan dan dinikmati warga,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra.
Letkol Edy menambahkan, pengerjaan kini difokuskan pada penyelesaian jaringan pipa distribusi agar air dapat mengalir tanpa hambatan ke pemukiman.
Sambutan Hangat dan Harapan Baru Warga
Progres yang cepat ini disambut suka cita oleh masyarakat Desa Kapal Merah. Senyum sumringah terpancar dari wajah para warga yang menyaksikan langsung tandon air mereka terkunci rapat di atas menara.
Warga berharap, dengan segera beroperasinya jaringan distribusi air bersih ini, beban domestik rumah tangga dapat berkurang drastis. Ketersediaan air yang higienis juga diyakini akan mendongkrak kualitas kesehatan lingkungan desa secara signifikan, terutama dalam mencegah berbagai penyakit akibat sanitasi yang buruk.
Melalui momentum TMMD Ke-129 ini, Kodim 0208/Asahan membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya sekadar membangun infrastruktur fisik berupa jalan atau jembatan. Lebih dari itu, program ini hadir sebagai solusi konkret atas pemenuhan hajat hidup orang banyak.
Kemanunggalan dan semangat gotong royong yang berkelanjutan antara TNI dan rakyat di Desa Kapal Merah ini diharapkan menjadi fondasi kuat demi terwujudnya pemerataan pembangunan yang berkeadilan hingga ke pelosok negeri.
(Boys-3)
