![]()

GALANG, DELISERDANG – Manajemen PTPN IV Regional 1 Kebun Sei Putih menggelar acara tasyakuran sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian target produksi kelapa sawit hingga Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Pondasi Afdeling 3 Kebun Sei Putih, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (8/9/2026).
Tasyakuran tersebut tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas capaian produksi, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi manajemen kepada seluruh karyawan yang telah menunjukkan dedikasi, kerja keras dan kekompakan dalam mendukung pencapaian target perusahaan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan protokol, doa bersama, sambutan Ketua SP-BUN, serta sambutan Manajer Kebun Sei Putih Sylvana M.C. Hasibuan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari Asisten Kepala (Askep) Efri Handoko, pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan ditutup dengan makan bersama.
Dalam sambutannya, Manajer Kebun Sei Putih Sylvana M.C. Hasibuan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian target produksi hingga Agustus 2026.
Menurut Sylvana, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang terlibat dalam kegiatan operasional perkebunan, mulai dari pemanen hingga jajaran manajemen.
“Capaian ini bukan karena kerja satu dua orang, melainkan hasil kerja keras tim, kekompakan, dan doa kita semua. Dari pemanen di lapangan, mandor panen, mandor satu hingga seluruh Asisten Afdeling 1 sampai 4. Atas nama manajemen, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi,” ujar Sylvana.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh karyawan untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan produktivitas hingga akhir tahun 2026.
“Semoga capaian ini menjadi motivasi kita untuk mempertahankan dan meningkatkan hingga akhir tahun 2026. Mari kita jadikan syukur ini sebagai energi baru untuk lebih produktif, lebih solid, dan lebih bermanfaat untuk perusahaan dan masyarakat sekitar,” sambungnya.
Askep Ingatkan Karyawan Bahaya Judi Online
Pada kesempatan yang sama, Askep Kebun Sei Putih Efri Handoko memberikan perhatian khusus terhadap bahaya judi online (judol) yang dinilai dapat memberikan dampak negatif terhadap kehidupan pribadi karyawan maupun lingkungan perusahaan.
Efri mengingatkan seluruh karyawan agar tidak terjerumus dalam praktik judi online karena dampaknya dapat merusak kondisi keuangan keluarga, menurunkan konsentrasi kerja hingga berpotensi mencoreng nama baik perusahaan.
Ia menjelaskan, dampak judi online dapat dirasakan dalam tiga aspek. Pertama, terhadap keluarga, seperti gaji habis, utang menumpuk dan hubungan keluarga menjadi tidak harmonis.
Kedua, terhadap perusahaan, judi online dapat menyebabkan konsentrasi kerja menurun, meningkatnya ketidakhadiran hingga berpotensi menimbulkan pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun perusahaan.
Sementara dampak ketiga adalah terhadap diri sendiri, berupa kerugian waktu, uang dan masa depan.
“Kita semua tahu, bekerja di perkebunan adalah kerja keras. Gaji yang diterima adalah hasil keringat, hasil sawit yang kita panen bersama-sama,” tegas Efri.
Ia mengajak para pemanen dan seluruh karyawan untuk menjaga hasil kerja keras tersebut dengan tidak menggunakannya untuk aktivitas judi online.
“Saya berharap kita semua yang hadir dalam kegiatan tasyakuran ini agar dapat terhindar dari yang namanya judi online. Sebab kita ketahui di luaran banyak yang putus asa hingga melakukan tindakan fatal karena kasus judi online. Jadi saya tegaskan kepada bapak-bapak pemanen dan juga yang lainnya agar tidak masuk dalam praktik judi online atau judol,” jelasnya.
Manajemen Berikan Santunan Anak Yatim
Usai rangkaian sambutan dan arahan, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu yang berada di sekitar wilayah Kebun Sei Putih.
Santunan tersebut diberikan langsung oleh jajaran manajemen Kebun Sei Putih sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.
Kegiatan tasyakuran turut dihadiri Manajer Kebun Sei Putih Sylvana Hasibuan, Askep Efri Handoko, Asisten Afdeling 3 Dedi Winarto, Asisten Afdeling 1 Regi Joko Sugianto, Asisten Afdeling 2 Andry Syahputra, Asisten Afdeling 4 Sunarto, APK Lulu Azura Pulungan, Mandor 1 Afdeling 1 hingga 4, Mandor Panen Afdeling 1 hingga 4, KCS Afdeling 1 hingga 4, serta seluruh karyawan dan PKWT Afdeling 1 hingga 4.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan lancar tanpa kendala. Acara kemudian ditutup dengan makan bersama sebagai bentuk kebersamaan antara manajemen dan seluruh karyawan Kebun Sei Putih.
(Mas bagus)
