![]()
Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Tarakan Dimulai September 2025, Anggaran Rp250 Miliar
Tarakan – Pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kota Tarakan dipastikan akan segera direalisasikan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek tersebut berlokasi di Kelurahan Juwata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, bukan di Juwata Utara sebagaimana sempat beredar sebelumnya.
Pemerintah Kota Tarakan telah menyiapkan lahan seluas kurang lebih 7 hektare untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Proyek ini direncanakan mulai dikerjakan pada September 2025 dengan sumber pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar sekitar Rp250 miliar.
Pembangunan Sekolah Rakyat ini ditargetkan rampung pada Juli 2026, sehingga diharapkan dapat segera dimanfaatkan sebagai sarana pendidikan yang representatif bagi masyarakat.
Sementara itu, proses penandatanganan kontrak pembangunan telah dilaksanakan secara daring pada 29 Desember 2025. Namun demikian, sebelumnya belum terdapat informasi resmi terkait perusahaan kontraktor yang menangani proyek tersebut.
Berdasarkan hasil konfirmasi di lapangan, diketahui bahwa pelaksanaan pembangunan dikerjakan oleh pihak kontraktor PT Baanua. Hal ini disampaikan oleh Wandi selaku pihak pelaksana di lapangan Rabu 25/03/2026 yang menyebutkan bahwa proses pekerjaan akan dilakukan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat ini dirancang mengacu pada rencana anggaran biaya (RAB) yang telah disusun secara matang, termasuk pengembangan fasilitas setingkat SMA guna mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pembangunan ekonomi di wilayah Tarakan.
Program ini juga diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak. Pemerintah berharap kehadiran Sekolah Rakyat ini dapat menjadi solusi atas keterbatasan ekonomi yang selama ini menjadi kendala dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Selain sebagai sarana pendidikan, proyek ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, baik melalui penyerapan tenaga kerja selama proses pembangunan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia ke depan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih belum memberikan keterangan lebih rinci mengenai tahapan teknis pembangunan secara keseluruhan.(Fendy)
