![]()
Patroli24jam.com Langkat ( Sumut). DPD LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) Kabupaten Langkat menyatakan penyesalan yang sangat mendalam atas mundurnya Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Bapak Ilham Bangun, dari jabatannya.
Langkah ini terasa sangat cepat dan memilukan, terlebih karena dari sisi masa jabatan beliau belum lama memegang amanah, justru sedang hangat-hangatnya memulai gebrakan pembenahan di sekolah-sekolah SD maupun SMP di seluruh Kabupaten Langkat. Stabat Langkat (05/08/26).
Belum sempat sistem yang sedang dirancang berjalan sempurna, belum sempat perubahan nyata dirasakan sepenuhnya oleh guru, kepala sekolah, dan peserta didik — beliau justru terindikasi diminta atau disuruh mundur dari jabatannya. Padahal baru saja Bapak Ilham Bangun menghadapi cobaan berat berupa pemeriksaan dari KPK RI terkait dugaan fee proyek tahun 2025, dan TIDAK TERBUKTI BERSALAH.
Ini bukan hal biasa — ini justru tanda kemajuan! Tanda bahwa beliau adalah pejabat yang tidak serta-merta tergoda niat memperkaya diri sendiri dari jabatannya, tidak ikut arus korupsi yang merajalela, dan tetap memegang prinsip kejujuran di tengah tekanan.
Banyak guru dan kepala sekolah di seluruh pelosok desa dan kecamatan merasa sedih dan sangat menyayangkan kepergian beliau, Sosok yang dianggap mulai membawa angin segar, yang berani menata ulang tata kelola pendidikan yang selama ini tertinggal, kini harus berhenti di tengah jalan.
Sekretaris Jenderal DPD LSM GMAS Kabupaten Langkat, Bung Hasan Lubis, menyampaikan pernyataan yang tegas dan tajam:
“Biasanya setiap ASN yang mundur dari jabatannya itu ada dua kemungkinan: pertama, memang tidak mampu memikul amanah jabatan dan menyerah. Kedua, BUKAN karena tidak mampu — melainkan karena TIDAK LOYAL sama pimpinan dan kita semua bisa menilai sendiri, mana yang terjadi pada Bapak Ilham Bangun.”
LSM GMAS menegaskan: Jika seorang pejabat yang lulus ujian KPK, tidak terbukti korupsi, jujur, dan sedang berbenah justru harus mundur — maka yang salah bukanlah beliau, melainkan sistem yang masih membiarkan orang jujur tersisih.
Kami mengapresiasi dedikasi Bapak Ilham Bangun, Kejujuran dan keberaniannya menolak arus korupsi adalah teladan bagi seluruh ASN di Langkat, Mundurnya beliau adalah kerugian besar bagi dunia pendidikan Langkat, bukan kerugian bagi dirinya pribadi.
Kami berharap siapapun penggantinya nanti, memiliki keberanian dan kejujuran setara Bapak Ilham Bangun — berani berbenah, berani berkata tidak pada pungli dan permainan anggaran, dan setia kepada rakyat, bukan setia kepada kepentingan segelintir orang di atas.
Langkat butuh pemimpin yang jujur, bukan pemimpin yang hanya loyal kepada siapa memberi jabatan, Pendidikan Langkat tidak boleh jadi korban permainan kursi pejabat, Stabat Langkat (06/08/26).
Reporter : Erna
Editor : Rid.STP
