![]()
Batu Bara, Patroli24jam.com
Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 yang dilaksanakan Kodim 0208/Asahan tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik dan kegiatan sosial. Lebih dari itu, Satgas TMMD juga giat mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM) di pelosok desa melalui berbagai agenda nonfisik.
Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan lewat kegiatan sosialisasi penerimaan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang digelar bagi warga Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara.
Sosialisasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif, khususnya kepada generasi muda, mengenai mekanisme serta peluang mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur TNI AD.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas TMMD memaparkan secara mendalam mengenai berbagai tahapan seleksi, rincian persyaratan, hingga pentingnya kesiapan diri sejak dini—mulai dari menjaga kesehatan fisik, membina ketahanan jasmani, hingga mengasah kemampuan akademik.
Tegaskan Seleksi Gratis dan Transparan
Guna menepis kekhawatiran masyarakat, Satgas TMMD menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan, objektif, dan sama sekali tidak dipungut biaya (gratis).
Masyarakat Desa Kapal Merah diimbau keras agar tidak mudah tergiur atau percaya kepada oknum-oknum tak bertanggung jawab yang menjanjikan kelulusan dengan meminta imbalan sejumlah uang.
Antusiasme Tinggi Warga Desa
Agenda ini disambut hangat oleh warga setempat. Antusiasme terlihat jelas saat para pemuda dan orang tua memenuhi sesi tanya jawab. Mereka memanfaatkan momen ini untuk berinteraksi langsung dengan personel Satgas mengenai kiat-kiat sukses menembus seleksi serta tata cara pendaftaran.
Melalui program nonfisik ini, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan berharap dapat memantik semangat putra-putri terbaik dari Desa Kapal Merah untuk berani bercita-cita menjadi bagian dari TNI AD.
Upaya ini menegaskan komitmen TNI bahwa keberadaan TMMD tidak sekadar membangun jalan atau sarana fisik, tetapi juga membangun cita-cita dan kualitas wawasan masyarakat di kawasan pedesaan.
(Boys-3)
