![]()
Patroli24jam.com Langkat (Sumut). Kesabaran masyarakat Dusun Kampung Nangka akhirnya mencapai batas. Sejak pekerjaan pengerasan dan pengaspalan jalan di wilayah Desa Kepala Sungai Ara Condong dimulai sejak 20 Juli 2026, debu dan abu beterbangan tanpa henti, mengganggu pernapasan, merusak lingkungan, dan mematikan usaha warga. Tak tahan lagi — tanpa komando, tanpa diatur — para emak-emak warga turun langsung memblokir akses jalan untuk menyuarakan keluhan mereka. Ini bukan pemberontakan, ini adalah jeritan hati warga yang sudah tidak bisa lagi menutup hidung dan menahan napas setiap hari. Langkat Senin (10/08/26).
Warga yang berjualan dan membuka usaha di sekitar lokasi menyampaikan keluhan dengan mata berkaca-kaca:
“Batu beterbangan, debu menutup dagangan, abu masuk ke rumah, ke makanan, ke pakaian — konsumen malas datang, usaha kami sepi, penghasilan hilang! Kami membuka usaha untuk makan keluarga, bukan untuk menghirup debu tiada henti!”
Keluhan ini bukan reaksi berlebihan — ini adalah hak warga atas lingkungan yang sehat dan bersih, yang terabaikan selama pekerjaan berlangsung tanpa pengendalian debu yang layak.
Mendengar desakan aspirasi masyarakat, Ibu Plt Bupati Langkat, Ibu Tiorita Br. Surbakti, S.H. langsung bergerak cepat dan menurunkan perwakilan resmi untuk menyelesaikan masalah di tempat:
– Bapak Arie Rahmadani, S.H. — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Langkat
– Bapak Erwin, S.H. — Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat
Keamanan dan ketertiban di lokasi terjaga dengan baik, dihadiri langsung oleh:
– Bapak Kombes Pol Firman, S.H. — Kabag Ops Polres Langkat (mewakili Kapolres Langkat)
– Bapak AKP Pamilu, S.H., M.H. — Kapolsek Secanggang
– Serta seluruh jajaran Polres dan Polsek yang turut mengamankan dan mendamaikan situasi.
LSM GMAS turut hadir mendampingi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara transparan dan bertanggung jawab.
Di hadapan warga yang berkumpul, Kadishub Arie Rahmadani, S.H. memberikan jawaban langsung dan tegas:
“Besok sore — ALAT BERAT AKAN DITURUNKAN Pekerjaan akan diselesaikan secepat mungkin, Keluhan Bapak/Ibu sekalian kami dengar dan kami penuhi. Tidak akan dibiarkan debu terus menerus mengganggu warga Kampung Nangka dan sekitarnya.”
Sementara itu, Kabag Ops Polres Langkat, Kombes Pol Firman, S.H. meminta kepada seluruh warga.
Tetaplah kondusif aspirasi kalian sudah didengar dan ditindaklanjuti. Percayalah proses penyelesaian sedang berjalan — mari kita jaga ketertiban bersama demi kepentingan bersama pula.
Hari ini para emak-emak Kampung Nangka membuktikan: KETIKA RAKYAT BERSATU SUARA TIDAK BISA DITUTUP DEBU APAPUN.
Mereka tidak meminta hal yang mustahil — mereka hanya meminta udara bersih, usaha yang aman, dan lingkungan yang layak untuk keluarga.
Kepada Pemerintah Kabupaten Langkat — terima kasih atas tanggapan cepat Ibu Plt Bupati dan para pejabat yang turun langsung. Tapi janji harus diikuti tindakan! Alat berat harus benar-benar turun, pekerjaan harus selesai, dan pengendalian debu harus dijalankan selama proses berlangsung.
Kepada seluruh warga Kampung Nangka — kalian luar biasa! Keberanian kalian menyuarakan kebenaran adalah bukti bahwa rakyat sadar akan haknya. Tetap awasi, tetap pantau, jangan sampai janji tertunda.
LSM GMAS TEGASKAN Kami akan terus memantau, mengawal, dan mengawasi kegiatan pengaspalan ini — dari awal hingga selesai. Bukan untuk mengganggu pembangunan, tapi untuk memastikan PEMBANGUNAN TIDAK MERUGIKAN RAKYAT.
Reporter : Erna
Editor : Rid.STP
